Jadi... Tiba-tiba aku memilih buku karya seorang bhiksu di rak Gramedia. Kawan-kawan punkers-ku bisa meloncat dari kursinya bila mendengar Dewa Cakrabuana memilih buku bhiksu, alih-alih buku sejarah G30S atau majalah Rolling Stone. Oke, lanjut. Sebuah buku yang ditulis bhiksu... Apa yang ada di pikiranmu? Ini bakalan dalam, panjang, dan bersayap, mungkin. Kubayangkan isinya ...
"... pasar di pagi hari, bersama Niang..." Kubuka mataku perlahan, mengejap-ejap. "Sial, baru jam lima kurang lima belas!" kutukku dalam hati. Kadang sengaja kusetel alarm gaduh handphone di jam-jam ini, sekadar untuk terjaga lantas tidur lagi. Tahukah kalian, sensasi bangun awal dan menyadari masih ada waktu tidur adalah menyenangkan? Ha! Tapi tidak untuk pagi ini. ...